Bekerja dengan layer pada dasarnya obyek/gambar di AutoCAD terdiri atas obyek-obyek atau gambar-gambar pada lembaran-lembaran transparan. Ketika lembaran-lembaran itu ditumpuk menjadi satu akan muncul obyek/gambar yang utuh. Layer adalah lapisan-lapisan bidang gambar, dimana setiap lapisan dapat diatur tersendiri. Kita sebenarnya selalu menggunakan layer saat bekerja dengan AutoCAD, yaitu default layer atau layer yang kita tentukan sendiri. Setiap layer mempunyai informasi warna (color), jenis garis (linetype), tebal garis (lineweight), dan plot style. Layer digunakan untuk mengorganisasikan gambar ke dalam kelompok-kelompok obyek. Dengan bantuan layer kita akan lebih mudah dalam bekerja dan mengedit. Misalnya: dengan membuat layer garis sumbu color,linetype, lineweight), maka setiap kali menggambar sumbu kita tidak perlu menentukan lagi color, linetype, dan lineweight-nya. Kita hanya perlu mengaktifkan layer garis sumbu. Kita juga dapat menetapkan plot style pada layer yang ada. Plot style akan menentukan bagaimana gambar yang dibuat akan diplot/dicetak, misalnya dicetak dengan skala 50%.
Beberapa fasilitas pada perintah layer antara lain:
1. membuat dan menamai layer
2. mengaktifkan sebuah layer
3. mengaktifkan layer milik suatu obyek
4. mengurutkan layer
5. mengatur visibilitas layer
6. mengunci dan membuka layer
7. menetapkan warna/color pada layer
8. menetapkan jenis garis/linetype pada layer
9. menetapkan tebal garis/lineweight pada layer
10. menetapkan plot style to pada layer
11. menyaring layer
12. mengganti nama/renaming layer
13. menghapus layer
Tidak ada komentar:
Posting Komentar